Info Leony Li - Dua buah mesin yang digunakan dalam fase pertama roket Saturn yang digunakan dalam misi Apollo, kini telah ditemukan dan berhasil diangkat dari kedalaman 4 km di bawah permukaan laut di Samudera Atlantik.
Seperti yang dilansir News BBC. Upaya penyelamatan ini berhasil dilakukan oleh tim ekspedisi yang dipimpin oleh Jeff Bezos yang jugs pendiri Amazon.
Bezos memang dikenal sebagai penggemar luar angkasa sejak lama. Ia dan timnya menjelajah Samudera Atlantik selama tiga minggu, dan akhirnya menemukan dua buah mesin F-1 di dasar samudera tersebut pada bulan Maret 2012 lalu. Kedua mesin yang diangkat kini telah direstorasi dan dipamerkan kepada khalayak umum.
"Kami telah melihat 'negeri dongeng' di bawah air, sebuah taman dengan mesin F-1yang mengisahkan cerita tentang akhirnya yang panas dan berkobar, salah satu dari mesin itu menjadi bukti bisu program Apollo," tulis Bezos dalam blognya dari kalap Seabed Worker, yang sedang dalam perjalanan pulang menuju Cape Canaveral.
"Setiap kepingan yang (berhasil) kami angkat ke geladak kapal, memunculkan lagi kenangan tentang ribuan teknisi yang bekerja bersama-sama (pada saat itu) untuk melakukan sesuatu yang pada saat itu dilihat sebagai sesuatu hal yang sangat mustahil untuk dilakukan," tambah Bezos yang dikutip BBC, Kamis (21/3/2013).
Mesin F-1 yang ditemukan Bezos dan timnya merupakan sebuah mesin pendorong yang menurut agensi luar angkasa Amerika Serikat, NASA, merupakan mesin satu bilik dengan bahan bakar cair yang paling bertenaga yang pernah dikembangkan. Ada lima mesin F-1 yang dipasang dibagian bawah roket Saturn-V untuk digunakan pada program Apollo saat itu.
Keberhasilan Bezos dan timnya mendapat ucapan selamat dari administrator NASA, Charles Bolden. Dalam pernyataannya, Bolden mengatakan bahwa temuan yang dilakukan Bezos dan timnya merupakan temuan bersejarah. Oleh karena itu ia memberikan selamat kepada tim atas kebulatan hati dan ketekunannya dalam memulihkan kembali artefak yang merupakan saksi bisu dari upaya pertama pengiriman manusia keluar orbit Bumi.
Aktivitas Bezos yang menunjukkan kecintaannya pada dunia antariksa tidak hanya dalam ekspedisi ini. Ia juga merupakan pemimpin Blue Origin, satu dari sekian banyak firma penerbangan luar angkasa swasta yang bertujuan menurunkan biaya penerbangan luar angkasa secara drastic.
Info Leony Li - Ilmuwan University of Michigan telah menemukan jejak air dari sampel batuan Bulan yang dibawa oleh misi Apollo 15. Sampel bulan itu, yang dikenal sebagai "Genesis Rock", diperkirakan sebuah potongan dari kerak primordial bulan, dan laporan dari hasil penelitian yang baru-baru ini diterbitkan dalam jurnal Nature Geoscience melaporkan bahwa mereka telah menemukan jejak air di batuan tersebut.
Info Leony Li - Tragedi pesawat Columbia pada 1 Februari 2003 menewaskan 7 astronot. Diantara banyak bagian yang hancur dan astronot yang mati, ada makhluk hidup yang selamat. Dia adalah cacing Caenorhabditis elegans.
Info Leony Li - Amerika Serikat kembali meluncurkan manusia ke Bulan melalui misi Apollo 14, 31 Januari 1971. Misi kali ini membawa tiga astronaut, Alan Shepard Jr, Edgar Mitchell, dan Stuart Roosa.
Info Leony Li - Universal Newsreel membuat laporan tentang kematian astronot Apollo dalam latihan kapsul pada tanggal 27 Januari 1967.
Info Leony Li - Rusia kabarnya akan meluncurkan beberapa roket Proton M di 2013. Roket luar angkasa tersebut akan diluncurkan di Baikonur Cosmodromem, Kazakhstan.